Lanjutan dari Diary : Blok M Matsuri
Gue dan
dua temen gue berangkat jam 11. Naik bus jurusan Blok M.
Lama
perjalanan Cuma 1 setengah jam. Sampai di kawasan blok M, jujur gue ngga tau
tempat acaranya berlangsung.
Nama tempatnya Plaza Blok M, kemudian Gue tanya ke
dua temen gue, ternyata dia juga ngga tau. Itu yang membuat perjalanan kami
terhambat.
Ada pepatah
yang bilang “Tidak bertanya, sesat di jalan”….
“Jadian lama-lama akhirnya putus
di jalan.” pepatah yang terakhir, hanya sebatas gurauan.
Gue
mau kasih tips buat kalian, bila kalian
tidak tau tempat, atau nyasar,
atau pindah ke hati yang lain. Nggak gitu juga sih.
Bertanyalah
kepada Satpam atau tukang Ojeg. Tapi
nggak semuanya kasih taunya bener. Saperti saat gue mau ke Blok M.
Gue nggak
tau Plaza Blok dimana, jadi gue bertanya ke satpam.
“Siang
pak, saya mau tanya, Plaza Blok M dimana ya?” tanya gue dengan sangat sopan.
“Iya,
jadi anda, lurus saja, nanti ketemu pertigaan, belok kanan, nanti terlihat
tulisan Plaza.”
“Terima
kasih pak.” Jawab gue.
Setelah
diberitahu, kami segera bergegas.
Gue sudah
mengikuti petunjuk satpam, tetapi kok nggak terlihat tulisan Plaza Blok M.
Gue
malahan jadi bolak balik, ketemu tempat yang sama persis saat gue tanya satpam,
tapi satpamnya nggak ada.
Kampret,
mungkin gue dikerjain.
Hilang
waktu 20 menit, Cuma buat muter-muter nggak jelas.
Kalo
kalian ketemu satpam kayak gitu, mending lu hajar dia. Mungkin dia pacar mantan
lu, yang benci sama lu.
Pilihan
kedua yaitu bertanya ke tukang ojeg. Tukang ojeg memberi penjelasan yang benar,
ternyata ketika lurus, belok kiri bukan belok kanan. Kampret tuh satpam !

Komentar
Posting Komentar