Langsung ke konten utama

Remaja dulu vs Remaja sekarang (Opini)





Kenapa remaja jaman sekarang selalu dibandingkan dengan remaja jaman dulu?





Oke, kita telusuri.
       

         Remaja jaman dulu, dilatih untuk taat pada peraturan keluarga. Keluarga adalah pokok pendidikan bagi anak-anaknya. Orang tua sangat berperan penting dalam membesarkan anaknya. Jaman dulu, orang tua selalu membuat peraturan, entah itu soal pendidikan, pergaulan, dan kehidupan sehari-harinya. Sehingga terbentuk anak-anak yang taat pada peraturan.
       
         Remaja jaman sekarang. Memang sangat berbeda ketika membandingkan jaman dulu dengan jaman dulu.   
          

         Jaman sekarang kehidupan dipenuhi dengan era modern. Orang tua sangat berperan penting dalam merangkul anaknya di era modern ini. Membuat peraturan dalam keluarga tidak cukup untuk bisa menghadapi landasan era modern. Tetapi orang tua harus bisa mengerti perubahan terhadap anak. Orang tua harus bisa masuk ke dunia remaja. Untuk bisa mengetahui hal mana yang positif dan mana yang negatif.

Contoh kecilnya : ketika anak sering bermain facebook. Orang tua harus mengerti facebook itu apa, digunakan dengan baik atau tidak?

Keluarga yang sudah membuat peraturan saja tidak cukup, bagaimana keluarga yang tidak menerapkan peraturan?
Inilah yang harus di koreksi oleh orang tua jaman sekarang. Bukan untuk menyalahkan orang tua ! 
Jangan saling menyalahkan. Orang tua harus sadar ! à Rangkullah anak dengan penuh kasih sayang.

Perhatikan pergaulannnya.

Apabila anak salah memilih pergaulan?
Di sini orang tua harus bisa memilih mana untuk bisa mengatasi kesalahan pergaulan anaknya.
Keras atau lemah lembut ?
Tentu semua pasti bisa memilih. Karena kehidupan remaja masih sangat labil. Kehidupan remaja adalah disaatnya mereka membentuk diri.
Ketika anak salah memilih pergaulan, lalu orang tuanya menindak dengan keras. Jangan harap anak akan patuh pada orang tuanya. Inilah kesalahan yang ada pada orang tua jaman sekarang. Hingga akhirnya terbentuk generasi yang tidak patuh.

Untuk para orang tua ! di rumah atau di sekolah (Di sekolah. Guru adalah orang tua). Bentuklah generasi yang patuh akan peraturan bukan ancaman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TAHUN 2018 MENGECEWAKAN !

Bissmillah. Assalamualaikum. Wr.Wb Kenapa gue ngasih judul tahun 2017 itu mengecewakan? Maaf nih, jadi rada-rada ke politik, ini tulisan lebih kearah unek-unek gue ajak sih, menjalani di tahun 2017. Maaf ya, kalo tahun 2017 ini kurang lengkap menjelaskannya. karena gue anak rumahan banget, jadi ngga terlalu mengerti kehidupan diluar sana. yang gue ketahui hanya dari dunia maya, dan hanya sekitar doang. Kenapa Mengecewakan? Pada Tahun 2017, Politik di Indonesia itu sangat amat panas. Apalagi yang terjadi saat lalu, persaingan menjadi kepala daerah. Jadi mainnya kubu-kubuan, entah pribumi lah entah rakyat mana lah. ini yang menjadi keresahan gue. Dampak dari pemilu kepala daerah itu menjadi sangat amat besar, apalagi dampaknya langsung ke isu SARA. Yang dimana isu SARA di Indonesia ini sangat sensitif, karna yang kita ketahui Indonesia terdiri dari berbagai Suku, Agama, Ras dan Adat. Dampak yang timbulkan bukan hanya di Agama hanya, tetapi berujung ke Media sosial, dimana netize...

Apa Sih bedanya Stand Up Comedy dengan Open Mic?

                                                                Apa Sih bedanya  ?           Banyak orang salah mengartikan apa itu openmic. Ya, mereka berfikiran openmic adalah sebuah show stand up comedy. Ada benarnya sih, tapi dalam dunia stand up comedy, openmic atau ada yang menyebut sebagai amateur night adalah sebuah acara yang biasanya diadakan oleh sebuah komunitas pecinta stand up comedy sebagai tempat untuk siapa saja yang ingin belajar stand up comedy.   Intinya Open mic, adalah untuk mencoba materi baru yang di buat komika untuk show Stand Up Comedy.  Seperti mematangkan Puchline, delivery atau Act Outnya.  Jadi buat siapa saja yang ingin belajar s...

#TanyaPenulis: Windry Ramadhina

Delapan karya sudah dihasilkannya dan sukses meraih hati pembaca. Yup , dialah Windry Ramadhina. Kehadiran Windry di dunia kepenulisan tentu memberikan warna tersendiri. Selalu ada yang baru dalam setiap karyanya. Begitupun dengan novel Last Forever yang belum lama ini rilis di pasaran. Seperti apa, sih, novel terbaru Windry? Nah, berikut ini adalah beberapa pertanyaan seputar novel Last Forever yang ditujukan kepada Windry dari pembaca. @rrinimini: Kenapa kakak memilih judul ' Last Forever ' untuk novel kakak? Novel kedelapan saya ini membahas komitmen, secara spesifik: pernikahan. Pernikahan selalu menyimpan harapan mengenai cinta dan janji setia yang bertahan selama-lamanya, mengenai sesuatu yang tidak terkikis waktu. Maka itu, saya memilih judul Last Forever . @fradinaclo: Hal tersulit apa yang Kakak alami saat mengerjakan Last Forever ? Hal tersulit dalam proses penulisan Last Forever barangkali adalah memahami pola pikir kedua tokoh utamanya. Dari segi ...