Remaja-remaja
sekarang, selalu mengungkapkan masalah pribadinya ke media sosial.
Contohnya
:
- “Aduh
hati gue sakit banget. Padahal gue udah sayang sama dia. Kenapa dia mutusin
gue? (di tambah dengan emotikon sedih)”
- “Gue
benci sama kalian ! teman macam apa kalian? Bisanya ngomongin dari belakang !”
(Emangnya mau diomongin blak-blakan langsung?)
- “Gue
hamil ! tanggung jawab dong !” Maaf tadi kucing gue yang nulis, kucing gue
emang sedang hamil, dan bapaknya nggak mau tanggung jawab. Sabar yang cing !
Sebenarnya
tujuan kalian menulis ungkapan pribadi untuk apa?
Untuk
dipedulikan? Untuk dikomentari? Untuk di kasih makan? ( kalimat yang terakhir, gue yang laper !)
Kebanyakan
dari orang yang melihat tulisan kalian. Tidak peduli. Tanpa sadar kalian
membuka aib sendiri, dan dimana orang akan tau kelemahan kalian.
Kenapa
harus menulis di media sosial?
Untuk
mengungkapkan masalah pribadi, kenapa tidak pada orang terdekat?
-Ada
orang tua !
-Ada
guru !
-Ada
sahabat !
-Ada
mantan ! ( Kalo kalian curhat ke mantan dan dia menerima curhatan kalian,
berarti kalian masih bisa balikan !)

Komentar
Posting Komentar